Aku mencintai kekasih hatiku, tanpa aku tahu sebabnya. Karena dia datang tanpa bersuara, dan menyapa tanpa pernah terdengar apa makna sapaannya itu. Dia Tersenyum tanpa pernah mengharapkan yang lain tertawa, tetapi ketika dia pergi, kita akan merasakan sangat kehilangannya.
Apakah Cinta harus datang seperti itu, dan pergi dengan meninggalkan perasaan kehilangan. Apakah kesendirian yang aku alami adalah konskuensi dari hilangnya cinta itu, juga ketika butir-butir air mata mulai jatuh, apakah itu juga konskuensi dari hilangnya cinta?
Apakah untuk mendapatkan cinta sejati harus melalui perjalanan yang pahit tentang perasaan yang sangat intim? Atau munkin memang cinta sejati itu memang benar tidak pernah tercipta dalam hati manusia? Jadi dimana Cinta itu sebenarnya..?
Sebuah perasaan yang sangat intens, dimana kita dapat menikmati hidup dengan sebuah kesetian, kasih sayang, dan air mata. Sebuah perasaan yang telah mendapati pasangan jiwanya yang lain, sehingga membuat kita menjadi tenang karenanya.
Cinta.. Cinta.. adalah kecocokan jiwa dari hati yang penuh dengan suka cita dan air mata..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar