Disana aku coba jujur berharap dia bisa menerima semuanya tapi bukan untuk meminta belas kasihannya. Dia kaget dan memberi respon kalau ini belum seberapa parah dibanding penderitaan orang lain. Tuhan..........apa dia tahu apa arti penyakit ini bagi perempuan!!!jelas emosiku naik
'kamu memang ga tahu apa-apa karena kamu ga pernah merasakan ini bagaimana kalau kamu yang da diposisi ini?'
'tuhan ga pernah adil aku salah apa dengan tuhan'
" KAMU SALAH, KAMU GA BERHAK MEMARAHI TUHAN”
"lebih baik kamu berkaca kenapa kamu seperti ini, kenapa tuhan memberikan jalan ini tuk kamu karena kamu selalu menyalahkan orang lain, lebih baik kamu cepat-cepat minta maaf kepada tuhan dan ingat jangan pernah hubungi aku lagi karena AKU GA SUKA KAMU”
Mendengar kata-kata itu sumpah, oh ini orang yang aku harapkan, bukannya memberikan dukungan tapi dia malah menuduh balik aku, mungkin benar aku salah karena telah menyalahkan tuhan atas apa yang sudah aku terima tapi apa benar aku harus berkaca selama ini, dari dulu aku selalu sabar dan berdoa mungkin ini yang terbaik tapi dia juga manusia dia tidak bisa memvonis manusia lain seperti itu. Sumpah aku tidak terima kata-katanya dia dan aku langsung sign out dan dia pun tidak pernah online lagi setelah pertengkaran itu.
Semuanya terasa panas, bahkan forum yang pernah kami join bersama pun tak panasnya seperti neraka, dia mengedit sebuah thread dimana aku bertanya ttg aku dan dia, disana tertulis jelas nama dan tanggal lahir kami. Dulu dia memreply postingan itu dengan kata
“ mereka akan menjadi pasangan yang hebat”
sekarang sudah berubah “aneh!!!!!”
sebegitu bencikah dia kepadaku?Ini memang salahku, sudah dapat penyakit bukannya dapat dukungan dari orang yang aku sayang tapi mendapat cacian dari dia lebih sakit dibanding aku tahu kalau da bibit kanker ditubuhku. Ya mungkin ini yang terbaik untukku dan inilah jawaban yang selama ini ku tunggu kalau dia tidak bisa menerima aku apa adanya, mungkin karena perbedaan sosial.Di forum itu kami bukannya share tapi lebih bermain kata-kata panas lewat PM. Dia pernah mengirimku PM,
“jangan pernah tulis cerita yang aneh-aneh deh postingan kamu itu ga bermutu”
aku cuma membalas
' maaf klo postingan aku tidak bermutu tapi aku cuma mo share buka cari ribut dan tolong jangan ganggu aku'
tahukah jawaban dari dia
“kamu perempuan gila sapa yang mo ganggu kamu, ga sah sok ngaku-ngaku deh kenal juga enggak ngaku-ngaku pacar, aneh”
membaca pesannya itu air mataku ga tertahan orang yang dulu pernah bicara sayang sekarang bilang aku cuma perempuan gila, Tuhan terima kasih kau telah memberitahuku terlebih dahulu sifatnya sehingga aku tidak terjerumus terlalu jauh dalam permainan cinta ini. Permainan kata itu berhenti dan dia sudah tak da kabar lagi, tapi anehnya aku ga pernah bisa menyingkirkan dia dari otakku mungkin aku benar-benar gila karena dia tapi bukan dia tapi karena pesona save orangutanku yups pasti karena dia. Aku selalu menangis ketika ingat apa yang sudah terjadi dan kami alami, dan bertanya kenapa akhirnya seperti ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar